RT 6 RW XIII adalah komunitas dari sedikitnya 30 KK. Kerukunan, keguyuban dan kehangatan warga di RT ini punya makna yang khas dan merupakan representasi Indonesia yang damai, sejahtera namun selalu bergiat. Masih relevan pepatah yang mengatakan, "Act locally, think globally!". Kalau Indonesia bisa, RT 6 juga bisa!
Pada peralihan abad 19 dan awal abad ke 20 terjadi perubahan penting dalam masyarakat Jawa, termasuk masyarakat Kejawen di Surakarta dan Yogyakarta, yaitu menurunnya peranan kaum bangsawan dan naiknya kaum priyayi.